Rabu, 19 Januari 2011

Kemdiknas Apresiasi UGM dan ITB yang Gunakan Penuh SNMPTN


Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengapresiasi Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang telah memutuskan untuk menerima mahasiswa baru sepenuhnya melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Menteri Nuh berharap keputusan UGM dan ITB bisa menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain. Tahun sebelumnya, sebagian besar mahasiswa baru UGM disaring melalui seleksi mandiri.
"Yang sudah mengambil 60 persen kami berterima kasih, apalagi yang mengambil lebih dari itu kami lebih sangat berterima kasih," katanya usai acara serah terima Sertifikat Angklung sebagai Warisan Budaya Nonbenda dari UNESCO, di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta Rabu (19/01).

Mendiknas mengatakan, pada dasarnya pemerintah tidak melarang jika PTN mengadakan seleksi sendiri bagi calon mahasiswanya. Pasalnya, yang diwajibkan Peraturan Pemerintah No. 66/2010 adalah sebanyak 60 persen dari jumlah mahasiswa baru diterima melalui SNMPTN. Kementerian tidak menetapkan 100 persen, karena kementerian sadar perguruan tinggi harus diberikan keleluasaan dalam menerima mahasiswanya yang menggunakan prinsip-prinsip yang ditetapkan perguruan tinggi tersebut.

"Misalkan perguruan tinggi mau mengambil anak-anak yang berpotensi olahraga, atau mereka yang berasal dari daerah-daerah khusus/terpencil, atau anak-anak nelayan, maka harus diberikan keleluasan untuk menerimanya secara khusus," katanya.

Menanggapi adanya kekhawatiran mengenai kualitas mahasiswa baru jika semuanya diterima melalui SNMPTN, Mendiknas menjamin bahwa kualitasnya akan tetap baik. "Yang mendaftar SNMPTN ada ratusan ribu, tahun ini diperkirakan 700 ribu, sedangkan yang diterima 120-150 ribu. Dari situ, orang yang 500 ribu tadi tidak semuanya (kualitasnya) jelek. Jika yang diterima itu 100 orang, antara nomor 100 dengan 101, 102, 150, itu bedanya nol koma. Itu tak ada bedanya. Kecuali kalau kapasitas 100, yang daftar 100 atau 150," katanya.

Struktur Pembiayaan

Saat ini pemerintah sedang menyiapkan struktur pembiayaan (cost structure) baru bagi perguruan tinggi untuk anggaran tahun 2012. Jika selama ini sumber pembiayaan PTN, sebagian besar berasal dari mahasiswa yaitu SPP dan sumbangan, di samping pemerintah dan masyarakat (melalui kerja sama dengan lembaga penelitian, dan industri), maka dalam struktur baru nanti sumber pembiayaan perguruan tinggi akan lebih difokuskan pada usaha pemerintah untuk mendorong adanya kerja sama antara perguruan tinggi dengan masyarakat dan industri.

"Kami sedang merampungkan, mudah-mudahan 2012 bisa menetapkan struktur baru yang lebih adil. Sekarang rata-rata paling banyak dari SPP, ke depan kami akan menggeser justru sumbangan pemerintah itu akan dikaitkan dengan penelitian, kerja sama industri, dan masyarakat yang bukan SPP," katanya.

Sebelumnya, perguruan tinggi-perguruan tinggi yang berada di daerah sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan bantuan baik dari pemerintah maupun nonpemerintah karena harus bersaing dengan perguruan tinggi besar, dengan struktur pembiayaan yang baru nanti diharapkan semua perguruan tinggi paling tidak bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat industri yang berada di daerahnya.

"Polanya yang sekarang tidak bersaing, meskipun perguruan tinggi itu di pojok sana, dia bisa bekerja sama dengan pemerintah di pojok sana," katanya. Mengenai seperti apa bentuk kerjasama itu nanti Mendiknas mengatakan, bentuknya bisa apa saja termasuk block grant, dan sekarang sedang dituntaskan. (aline)

0 komentar:

Link PTN/S

Berikut ini adalah kumpulan websites Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Posisi urut berdasarkan abjad. Untuk mengunjungi universitas yang dikehendaki, silahkan klik di salah satu alamat di bawah ini.
  1. Ahmad Dahlan University
  2. Airlangga University
  3. Atma Jaya Catholic University Jakarta
  4. Atma Jaya University Yogyakarta
  5. Bandung Polytechnic for Manufacturing
  6. Bandung State Polytechnic
  7. Bina Nusantara University
  8. Bogor Agricultural University
  9. Bunda Mulia University
  10. Diponegoro University
  11. Gadjah Mada University
  12. Indonesian Institute of the Arts, Jogja
  13. Indonesian Institute of the Arts , Denpasar
  14. Indonesian Institute of the Arts , Surakarta
  15. Institut Teknologi Bandung
  16. Institute Teknologi Sepuluh November
  17. Jakarta Institute of the Arts, The
  18. Jember University
  19. Jenderal Soedirman University
  20. Maranatha Christian University
  21. Merdeka University - Malang
  22. Muhammadiyah University of Malang
  23. Muhammadiyah University of Surakarta
  24. Padang State Polytechnic
  25. Padang State University
  26. Padjadjaran University
  27. Palangkaraya University
  28. Pancasila University
  29. Parahyangan Catholic University
  30. Pasundan University
  31. Pelita Harapan University
  32. Sanata Dharma University
  33. Satya Wacana Christian University
  34. Sebelas Maret University
  35. Soegijopranata Catholic University
  36. Sriwijaya University
  37. State University of Malang
  38. State University of Medan
  39. Supra School of Bussiness and Computer Science
  40. Tadulako University
  41. Telkom School of Engineering
  42. Udayana University
  43. University of 17 Agustus 1945
  44. University of Bengkulu
  45. University of Indonesia
  46. University of Mataram
  47. University of Surabaya
  48. Widyagama University of Malang
  49. Widya Mandala Catholic University Surabaya
  50. Yogyakarta State University
Template by : predator x-template.blogspot.com